Tekanan (Ph.D Journey Part 1)

Mata kuliah semester ini tagihannya cukup berat. Pergolakan terjadi dalam kepala sendiri. Begitu riuh, aku jadi kesulitan untuk tidur dan nafsu makanku berkurang. Entah bagian mana yang membuat rumit. Apakah melihat teman-teman yang melaju pesat bahkan submit artikel ataukah kondisi dimana aku masih bertanya-tanya penelitian seperti apa yang layak untuk diajukan sebagai rencana riset seorang Doktor? Dilema, aku bingung, riset seperti apa yang harus kupilih? riset apa yang ingin kutekuni dalam jangka panjang? Aku berada dipersimpangan jalan, aku kebingungan memilih jalan mana yang harus ku tempuh?

Agar bingungku tak berkepanjangan, aku terus berupaya untuk berprogres setiap hari. Walaupun hanya progres kecil, seperti membaca beberapa artikel yang bahkan kadang tak menambah kalimat dalam draft proposalku. Setiap kali membaca, muncul pertanyaan baru, yang mengharuskanku membaca lagi untuk menemukan jawaban yang kemudian terus mengarah ke pertanyaan selanjutnya. 

Tapi tampaknya bukan diriku saja. Salah satu temanku berkata begini, "aku mulai tak semangat melanjutkan rencana riset, bingung bagaimana". Aku merasa relate dengan kondisi kawanku. Sepertinya perjalanan Ph.D ini memang tak mudah. Cukup berat, tapi tentu aku tak mau berdiam diri, aku ingin terus berjalan sampai benar-benar menemukan jalanku ke arah mana. Lalu, bagaimana jika jalanku salah, aku tersesat, apakah harus kembali ke titik awal? Butuh bantuan promotor dan tentu saja, Ku harap Allah akan membantuku menemukan jalan bahkan mungkin membuat jalan yang baru hahaha. 

Jawabanku sementara, riset yang baik adalah riset yang bermanfaat dan ingin kulakukan, ya sepertinya begitu. Aku ingin melakukan ini.

Semangat  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berakhir