Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2023

Repot

Kenapa repot betul? menuliskan kalimat panjang dengan ketikan yang penuh kehati-hatian. Berusaha menjelaskan apa? Orang itu tak akan mengerti. Rasa sakitmu? Orang itu tak berempati, dia tak merasa bersalah, dia tak peduli kamu tersakiti. Dia berbohong, berkhianat, merendahkanmu. Apakah dia sadar? Kenapa repot betul? menuliskan kalimat panjang saat dia mengajak diskusi. Lalu tanggapannya adalah "kamu lihat google ya". Hahaha sangat dangkal pikirannya terhadapmu. Mau menjelaskan apa juga dia hanya ingin mengatai-ngataimu, merendahkanmu.  Kenapa repot betul? Kamu malah mendengarkan kata-katanya. Dia bilang "tulisanmu tak enak dibaca". Hahahaha lalu kamu repot menghapus tulisan yang sudah kamu mulai dari tahun 2011 dan menutup blog selama beberapa bulan, mungkin hampir setahun untuk mencerna semuanya, pikirmu tak mau ribut dengannya. Kamu mencoba memahami kondisi mereka. Kenapa repot betul? Diapun tak lagi penting sekarang. Kamu bebas menulis apapun. Tak pernah ada nama...

Doa

Kamu tak perlu mendoakan hal buruk terjadi pada mereka yang menyakitimu. Bukankah apa yang mereka perbuat untuk diri mereka sendiri. Orang yang dzalim, balasannya di dunia dan di akhirat. Pelajarannya, jangan sampai kamu berbuat dzalim pada orang lain.

Merelakan

Merelakan semua yang sudah terjadi. Perlakuan buruk bahkan hakku untuk menulis di blog ini. Rasanya sudah tak sama lagi, terasa asing mungkin karena sudah lama kutinggalkan. Tak adil, tapi bukankah proses ini memang harus di lewati? Mari ucapkan selamat tinggal pada apa-apa yang memberatkan hati.