Jentikan

Ada sebuah film yang bercerita tentang sepasang kekasih yang putus setelah tokoh perempuan mendapatkan jentikan di kepala oleh tokoh pria. Mereka melakukan itu setelah bertaruh saat menonton pertandingan sepak bola. Tokoh wanita marah besar setelah jentikan itu dan minta putus. Tokoh pria merasa kalau tokoh wanita terlalu sensitif dan menganggap kata putus itu tidak serius. 

Titik jenuh, gelas yang sudah penuh lalu hanya butuh setetes lagi yang membuatnya meluap. Jentikan di kepala menyadarkan si wanita tentang hubungan mereka yang selama ini tidak seimbang. Tokoh laki-laki yang hanya datang di saat dia mau, membiarkan tokoh wanita kebasahan saat berbagi payung berdua, dan banyak hal lain. Tokoh pria menganggap hal-hal tersebut remeh namun bagi tokoh wanita sangat penting. Begitu pula dengan jentikan di kepala. Tokoh wanita merasa seharusnya tidak dijentik dengan keras, harusnya si tokoh pria memperlakukannya dengan lembut. 

Tokoh wanita menyadari bagaimana prioritasnya selama ini yang selalu memprioritaskan si tokoh pria tapi dirinya tak pernah jadi prioritas. Dia ingin dihargai dengan layak.    

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berakhir