Mengecil
Setelah kemarin, tampaknya hatiku mengecil. Ketika dirimu mengetuk, ingin kubuka lagi kali ini. Engkau kupersilakan masuk, lalu memintamu duduk pada sedikit tempat yang masih ada. Hanya satu tempat, untukmu seorang.
Tapi, aku sungguh takut patah lagi. Akan sehancur apa nanti? Aku takut tak ada yang bersisa, bahkan hati buatku sendiri. Aku tak ingin jadi cangkang kosong.
Aku ingin mencintai hidupku lagi, bersemangat menghadapi hari seperti diriku yang dahulu.
Maka Tuan, perasaan ini kutahan.
Komentar
Posting Komentar